Selamat Datang di INFO Pendidikan

Daftar Pengunjung

Followers

Senin, 29 Maret 2010

RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Mata Pelajaran Sejarah
Kelas / Semester XII IPS / I
Tahun Pelajaran 2009/2010
Alokasi Waktu 2 x pertemuan


A. Standar Kompetensi :
Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru

B. Kompetensi Dasar
Menganalisis peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan pembentukan pemerintahan Indonesia

C. Indikator
• Menjelaskan persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik.
• Menghubungkan peristiwa Rengasdengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi.
• Menjelaskan makna proklamasi bagi bangsa Indonesia.
• Menjelaskan proses pem-bentukan lembaga-lem-baga kelengkapan negara.

D. Uraian Materi
• Upaya persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik.
• Perumusan naskah prokla-masi.
• Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia.
• Pembentukan lembaga-lemba-ga kelengkapan negara.

E. Kegiatan Pembelajaran
• Menganalisis persiapan kemer-dekaan Indonesia di bidang politik. melalui studi pustaka, diskusi kelompok, dan diskusi kelas.
• Menganalisis peristiwa Rengas-dengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi melalui studi pustaka, eksplorasi internet, diskusi kelompok, dan presentasi.
• Menganalisis makna proklamasi bagi bangsa Indonesia melalui studi pustaka, diskusi kelompok, dan diskusi kelas.
• Menganalisis proses pemben-tukan lembaga-lembaga keleng-kapan negara melalui studi pustaka, eksplorasi internet, diskusi kelompok, dan presentasi

F. Strategi Pembelajaran/Langkah Kegiatan
1. Metode / Strategi
- Ceramah Bervariasi
- Diskusi
- Tanya Jawab
- Pemberian Tugas

2. Langkah - Langkah
Pertemuan ke 1
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang keadaan masyarakat Indonesia pada masa pendudukan Jepang
• Kegiatan Inti ( 105 Menit )
- Guru menyajikan materi sekitar Proklamasi
- Guru membagi kelompok
- Guru membagi kartu siswa
- Guru menunjuk siswa secara bergantian berdasarkan kelompok untuk mempresentasikan tugas masing-masing
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )
Pertemuan ke 2
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang materi pelajaran yang lalu
• Kegiatan Inti ( 105 menit )
- Guru menyampaikan materi diskusi tentang makna proklamasi
- Siswa berdiskusi secara kelompok
- Siswa mempresentasikan hasil diskusi
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )

G. Media dan Sumber Pembelajaran

1. Media Pembelajaran :
A. Bahan:
CD sekitar Proklamasi, pada LKS/ Transparan./ floppy disk,
Gambar-gambar tentang peristiwa sejarah
B. Alat
OHP, LCD, Komputer, Internet dan VCD

2. Sumber Pembelajaran
• Loebis Aboe Bakar. (1995). Kilas Balik Revolusi, Kenangan, Pelaku dan Saksi. Jakarta. Penerbit. Uneversitas Indonesia.
• Buku Paket Sejarah Nasional dan Dunia Jilid III – Depdikbud
• 30 Tahun Indonesia Merdeka
• Sejarah Nasional dan Umum XI – I Wayan Badrika – PT Erlangga
• Buku Sejarah lain yang relevan

H. Penilaian
1. Jenis Tagihan
- Sumber Pengamatan
- Buat Lembar Pengamatan
2. Bentuk Instrumen:l
Laporan tertulis, cek list, LKS, dan tes tertulis (PG dan uraian).



Cilacap, 17 Juli 2009


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Mata Pelajaran Sejarah
Kelas / Semester XII IPS / I
Tahun Pelajaran 2009/2010
Alokasi Waktu 5 x pertemuan



A. Standar Kompetensi :
1. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru

B. Kompetensi Dasar
Menganalisis perkembangan ekonomi-keuangan dan politik pada masa awal kemerdekaan sampai tahun 1950

C. Indikator

• Menganalisis kebijakan pinjaman nasional pada awal kemerdekan.
• Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia melakukan Nasionalisasi De Javache Bank menjadi Bank Indonesia bila dibandingkan dengan mendirikan bank baru.
• Menganalisis perkem-bangan keragaman ideo-logi dan partai politik dengan perubahan otoritas KNIP dan lembaga kepresidenan pada awal kemerdekaan
• Membuat peta wilayah pendudukan Belanda dan pusat-pusat konflik Indonesia-Belanda di berbagai daerah secara kronologis.
• Menghubungkan perbe-daan ideologi dan strategi dalam menghadapi Belanda dengan konflik di antara kelompok politik di Indonesia.
• Membandingkan peran masing-masing daerah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
• Menghubungkan hasil Konferensi Meja Bundar dengan berkelanjutannya konflik Indonesia-Belanda.
• Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia dalam bidang militer, sampai tahun 1950.

D. Uraian Materi

• Perkembangan ekonomi dan keuangan pada awal kemerdekaan.
• Perkembangan perbankan pada awal kemerdekaan
• Perkembangan keragaman ideologi dan partai politik dengan perubahan otoritas KNIP dan lembaga kepresidenan pada awal kemerdekaan.
• Peta wilayah pendudukan Belanda dan pusat-pusat konflik Indonesia-Belanda di berbagai daerah secara kronologis.
• Hubungan perbedaan ideologi dan strategi dalam menghadapi Belanda dengan konflik di antara kelompok politik di Indonesia.
• Peran masing-masing daerah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
• Hubungan hasil Konferensi Meja Bundar dengan berkelanjutannya konflik Indonesia-Belanda.
• Kebijakan pemerintah Indonesia dalam bidang ekonomi, birokrasi dan hubungan pusat-daerah, dan militer sampai tahun 1950.




E. Kegiatan Pembelajaran

• Menganalisis kebijakan peme-rintah dalam bidang moneter dan perdagangan pada awal kemerdekaan.
• Menganalisis Nasionalisasi De Javache Bank menjadi Bank Indonesia
• Menganalisis perkembangan keragaman ideologi dan partai politik dengan perubahan otoritas KNIP dan lembaga kepresidenan pada awal kemerdekaan melalui studi pustaka, eksplorasi internet, diskusi kelompok, dan presentasi.
• Merekonstruksi daerah-daerah pendudukan Belanda dan pusat-pusat konflik Indonesia-Belanda di berbagai daerah secara kronologis melalui studi pustaka dan presentasi.
• Mendiskusikan perbedaan ideo-logi dan strategi dalam menghadapi Belanda dengan konflik di antara kelompok politik di Indonesia.
• Membandingkan peran masing-masing daerah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia melalui studi pustaka., eksplorasi internet, diskusi kelompok, dan diskusi kelas
• Menghubungkan hasil Konferensi Meja Bundar dengan berkelanjutannya konflik Indonesia-Belanda melalui studi pustaka., eksplorasi internet, diskusi kelompok, dan diskusi kelas.
• Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia dalam bidang ekonomi, birokrasi, dan militer sampai tahun 1950. melalui studi pustaka, diskusi kelompok, dan diskusi kelas.

F. Strategi Pembelajaran/Langkah Kegiatan

1. Metode / Strategi
- Ceramah Bervariasi
- Diskusi
- Tanya Jawab
- Pemberian Tugas

2. Langkah – Langkah

Pertemuan ke 1
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang keadaan masyarakat Indonesia pada masa awal kemerdekaan
• Kegiatan Inti ( 105 Menit )
- Guru menyajikan materi tentang krisis ekonomi di awal kemerdekaani
- Guru membagi kelompok mendiskusikan tentang upaya –upaya mengatasi krisis ekonomi
- Guru menunjuk siswa secara bergantian berdasarkan kelompok untuk mempresentasikan tugas masing-masing
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )

Pertemuan ke 2
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang materi pelajaran yang lalu
• Kegiatan Inti ( 105 menit )
- Guru menyampaikan materi diskusi partai politik dan keragaman idiologi
- Siswa berdiskusi secara kelompok
- Siswa mempresentasikan hasil diskusi
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )

Pertemuan ke 3
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang materi pelajaran yang lalu
• Kegiatan Inti ( 105 menit )
- Guru menyampaikan materi diskusi konflik Indonesia Belanda dalam upaya mempertahankan proklamasi
- Siswa berdiskusi secara kelompok
- Siswa mempresentasikan hasil diskusi
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )

Pertemuan ke 4
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang i konflik yang disebabkan karena kepentingan yang berbeda
• Kegiatan Inti ( 105 menit )
- Guru menyampaikan materi konflik antara kelompok politik di Indonesia
- Siswa berdiskusi secara kelompok tentang peran masing-masing daerah dalam mempertahankan kemerdekaan
- Siswa mempresentasikan hasil diskusi
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )

Pertemuan ke 5
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang materi pelajaran yang lalu
• Kegiatan Inti ( 105 menit )
- Guru menyampaikan materi tentang Konferensi Meja Bundar
- Siswa berdiskusi secara kelompok tentang kebijakan pemerintah Indonesia sampai tahun 1950
- Siswa mempresentasikan hasil diskusi
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )

G. Media dan Sumber Pembelajaran

1. Media Pembelajaran :

A. Bahan:
CD sekitar Proklamasi,pada LKS/ Transparan./ floppy disk,
Gambar-Gambar tentang Peristiwa-Peristiwa
B. Alat
OHP, LCD, Komputer, Internet dan VCD


2. Sumber Pembelajaran
• Ricklefs,M.C(1999). Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.
• Buku Paket Sejarah Nasional dan Dunia Jilid III – Depdikbud
• 30 Tahun Indonesia Merdeka
• Sejarah Nasional dan Umum XI – I Wayan Badrika – PT Erlangga
• Buku Sejarah lain yang relevan




H. Penilaian

1. Jenis Tagihan
- Sumber Pengamatan
- Buat Lembar Pengamatan
2. Bentuk Instrumen:l
Laporan tertulis, cek list, LKS, dan tes tertulis (PG dan uraian).





Cilacap, 17 Juli 2009




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Mata Pelajaran Sejarah
Kelas / Semester XII IPS / I
Tahun Pelajaran 2009/2010
Alokasi Waktu 3 x pertemuan


A. Standar Kompetensi :
1. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru

B. Kompetensi Dasar
1.3 Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia dalam memperta¬hankan kemerdekaan dari ancaman disintegrasi bangsa terutama dalam bentuk pergolakan dan pemberontakan (antara lain: PKI Madiun 1948, DI/TII, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta

C. Indikator
• Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan.
• Menjelaskan hubungan disintegrasi bangsa dengan terjadinya pergolakan dan pemberontakan (antara lain: PKI Madiun 1948, DI/TII, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta.)

D. Uraian Materi
• Pergolakan sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan.
• Ancaman disintegrasi bangsa terutama dalam bentuk pergolakan dan pemberontakan (antara lain: PKI Madiun 1948, DI/TII, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta.

E. Kegiatan Pembelajaran
• Menganalisis gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan melalui studi pustaka, diskusi kelompok, dan diskusi kelas.
• Menganalisis ancaman dis-integrasi bangsa terutama dalam bentuk pergolakan dan pemberontakan (antara lain: PKI Madiun 1948, DI/TII, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta) melalui studi pustaka, eksplorasi internet, diskusi kelompok, dan presentasi.

F. Strategi Pembelajaran/Langkah Kegiatan

1. Metode / Strategi
- Ceramah Bervariasi
- Diskusi
- Tanya Jawab
- Pemberian Tugas

2. Langkah - Langkah
Pertemuan ke 1
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang persoalan bangsa yang baru merdeka
• Kegiatan Inti ( 105 Menit )
- Guru menyajikan materi tentang Pembrontakan PKI Madiun 1948
- Guru membagi kelompok mendiskusikan tentang pergolakan daerah
- Guru menunjuk siswa secara bergantian berdasarkan kelompok untuk mempresentasikan tugas masing-masing
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )
Pertemuan ke 2
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang materi pelajaran yang lalu
• Kegiatan Inti ( 105 menit )
- Guru menyampaikan materi diskusi tentang pergolakan daerah
- Siswa berdiskusi secara kelompok
- Siswa mempresentasikan hasil diskusi
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )
Pertemuan ke 3
• Apersepsi ( 5 menit )
Guru memberikan apersepsi tentang materi pelajaran yang lalu
• Kegiatan Inti ( 105 menit )
- Guru menyampaikan materi diskusi tentang pergolakan daerah
- Siswa berdiskusi secara kelompok
- Siswa mempresentasikan hasil diskusi
• Penutup ( 15 menit )
- Menyimpulkan
- Pemberian Post Test
• Tindak Lanjut ( 10 menit )
- Pemberian Tugas tidak Terstruktur ( PTT )

G. Media dan Sumber Pembelajaran

1. Media Pembelajaran :
A. Bahan:
CD sekitar Proklamasi,pada LKS/ Transparan./ floppy disk,
Gambar-Gambar tentang Peristiwa-Peristiwa
B. Alat
OHP, LCD, Komputer, Internet dan VCD

2. Sumber Pembelajaran
• Ricklefs,M.C(1999). Sejarah Modern. Dikmenum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.
• Buku Paket Sejarah Nasional dan Dunia Jilid III – Depdikbud
• 30 Tahun Indonesia Merdeka
• Sejarah Nasional dan Umum XI – I Wayan Badrika – PT Erlangga
• Buku Sejarah lain yang relevan

H. Penilaian
1. Jenis Tagihan
- Sumber Pengamatan
- Buat Lembar Pengamatan
2. Bentuk Instrumen:l
Laporan tertulis, cek list, LKS, dan tes tertulis (PG dan uraian).


Cilacap, 17 Juli 2009

Rabu, 17 Maret 2010

Analisa SWOT Mapel Sejarah di SMAN Cipari

ANALISIS SWOT PEMBELAJARAN SEJARAH

KELAS XII-IPS
SMA NEGERI 1 CIPARI
DISDIKPORA KABUPATEN CILACAP

STRENGTH (kekuatan)

- Sejarah adalah Mata Pelajaran yang sudah diajarkan sejak tingkat Sekolah Dasar
- Klas IPS memiliki kemampuan dan motivasi yang lebih terhadap pelajaran Sejarah
- Sekolah memiliki buku paket yang memadai untuk pelajaran Sejarah
- Pengajar sejarah telah memiliki kualifikasi mengajar di bidangnya yaitu Lulusan S1 Pendidikan Sejarah
- Penguasaan materi Sejarah bagi pengajar sudah mumpuni,karena memiliki pengalaman mengajar lebih dari 15 tahun

WEAKNESS (Kelemahan)

- Sebagaian besar yang masuk klas Jurusan IPS adalah pilihan 2 setelah Jurusan IPA
- Belum memiliki Laboratorium IPS yang mendukung proses pembelajaran
- Lokasi sekolah di daerah pinggiran, sehingga input siswanya juga dibawah rata-rata, dibandingkan SMA N yang sejenis

OPPORTUNITY (kesempatan)

- Pengajaran Sejarah di Klas XII-IPS adalah 3 Jam/ Minggu
- Rasa Kebangsaan/Nasionalisme dapat diajarkan melalui Pelajaran Sejarah
- Materi Sejarah adalah salah satu materi dalam setiap Ujian Kepegawaian / Calon PNS
- Paradigma Sejarah:Jangan lupakan Jas Merah
- Issu Materi Sejarah = Mata pelajaran wajib di setiap negara
- Munculnya lembaga Formal yang mendukung exsistensi pelajaran sejarah , seperti MSI (Masyarakat Sejarah Indonesia ) dan MGMP Sejarah di setiap propinsi maupun Kabupaten
- Adanya Jaringan Internet di sekolah yang mendukung proses pembelajaran
THREAT (tantangan)

- Paradigma Pelajaran Sejarah dianggap sebagai mapel pelengkap/tidak penting
- Kebijakan pemerintah yang menjadikan pelajaran sejarah Non UN ,dan tidak menjadi prioritas ukuran kelulusan tingkat nasional, sehingga sering dipandang sebelah mata oleh siswa maupun para pengambil kebijakan di sekolah
- Adanya pengurangan jumlah Jam/Minggu untuk mata pelajaran sejarah di dalam struktur kurikulum 2009
IDENTIFIKASI ISSU STRATEGIS

- Pengurangan jumlah jam dalam struktur Kurikulum menyebabkan Guru Sejarah kekurangan jam mengajar sesuai tuntutan pemerintah 24 jam tatap muka/Minggu sebagai syarat Sertifikasi.
- Menurunnya rasa Nasionalisme yang diakibatnya tidak memahami sejarah perjuangan bangsa, ditandai dengan tindakan yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok.

Analisa SWOT SMA Negeri Cipari 2010

C. ANALISIS SWOT

 STRENGTH / KEKUATAN
1. Sekolah terakreditasi A
2. Kelulusan UN mencapai 100 %
3. Guru dan Karyawan kompeten dengan bidang tugasnya
4. Sekolah berstatus negeri kategori RSKM
5. memiliki citra yang bagus di masyarakat
6. memiliki jaringan internet yang memadai
7. prestasi siswa dibidang olah raga sampai tingkat propinsi

 WEAKNESS / KELEMAHAN
1. Iklim organisasi sekolah kurang kondusif
2. Guru kurang menguasai ICT dan Bahasa Inggris
3. Belum ada fasilitas Laboratorium bahasa
4. Kedisiplinan guru masih kurang khususnya dalam mengajar tepat waktu
5. input siswa dengan kemampuan yang standar
6. gaya kepemimpinan kepala sekolah yang sentralistik


 OPPORTUNITIES / PELUANG
1. Orang tua dan masyarakat membutuhkan sekolah yang memiliki kualitas baik
2. Minat siswa untuk masuk SMA Negeri dari tahun ke tahun semakin meningkat
3. adanya dukungan komite yang sangat baik
4. Adanya Program beasiswa, BKMM dan GNOTA
5. adanya bantuan pemerintah, seperti bantuan RSKM dan BOMM dll
6. adanya UU sikdiknas yang memungkinkan perhatian yang lebih besar dari pemerintah pusat dan pemerintah daearah yang lebih besar

 THREATS / HAMBATAN
1. kemampuan ekonomi orang tua siswa yang rata-rata dari kalangan menengah ke bawah
2. Kurang partisipasi orang tua
3. adanya budaya luar yang negative
4. adanya pesaing dari sekolah negeri lain yang sudah lama berdiri
5. perkembangan teknologi yang cepat dalam bidang pengajaran yang kurang dapat diikuti oleh pendidik dan tenaga kependidikan

D. STRATEGI
 SO Strategi (Kekuatan-Kesempatan)
1. Meningkatkan perolehan nilai rata-rata pada ujian nasional sebesar 0,5
2. Meningkatkan jumlah lulusan yang dapat diterima di perguruan tinggi negeri baik melalui jalur bebas tes masuk perguruan tinggi maupun lewat jalur tes (UMPTN)
3. Mempertahankan hasil kelulusan UN yang 100 %
4. Mempertahankan nilai akreditasi sekolah A
5. Meningkatkan keterampilan dan kemampuan siswa berkomunikasi dengan bahasa inggris
6. Meningkatkan status sekolah kategori mandiri
7. Mempertahankan citra positif sekolah
8. Mengoptimalkan sarana dan prasarana yang ada
9. Memberikan dukungan terhadap prestasi yang diperoleh siswa

 WO Strategi (Kelemahan Kesempatan)
1. Mengkondusifkan iklim organisasi sekolah dgn peraturan yang lebih partisipasif
2. Meningkatkan kemampuan Guru di bidang penguasaan ICT dan Bahasa Inggris
3. Mengajukan usulan ke pemerintah untuk Pengadaan Laboratorium Bahasa
4. Peningkatan kedisiplinan siswa dan guru dengan menerapkan system point untuk setiap pelanggaran
5. Peningkatan kualitas input siswa melalui seleksi yang lebih bermutu
6. Meningkatkan peran-para wakil kepala sekolah dalam kepemimpinan

 WT Strategi (Kelemahan –tantangan )
1. Peningkatan peran humas, serta mengoptimalkan kelebihan-kelebihan sekolah
2. Mengoptimalkan seleksi Peserta didik secara maksimal
3. Meningkatkan kerjasama komite secara masif
4. Mengusahakan peningkatan partisipasi dari pemerintah
5. Mengupayakan bantuan alokasi anggaran dari Pemda

 ST Strategi ( Kekuatan- Tantangan )
1. Mengadakan kerjasama dengan lembaga-lembaga bantuan pemberi bea siswa baik pemerintah maupun non pemerintah
2. Meningkatkan peran humas dalam pemberian layanan kepada masyarakat, dengan mengadakan acara-acara yang menarik minat orang tua dan masyarakat.
3. Mengagakan kerja sama dengan lembaga yang menangani pembinaan generasi muda
4. Mengoptimalkan program unggulan yang dimiliki sekolah, agar memiliki kelebihan dengan sekolah yang sudah lama berdiri, misalnya dengan meningkatkan pelayanan.
5. Meningkatkan kemampuan guru dan tenaga kependidikan dalam bidang ICT

Visi dan Misi SMA N Cipari Th. 2010-2015

VISI , MISI, ANALISIS SWOT, STRATEGIK SERTA PROGRAM
SMA NEGERI 1 CIPARI KABUPATEN CILACAP

A. VISI
Terwujudnya sekolah Kategori Mandiri yang unggul dalam prestasi , berketrampilan, berwawasan seni budaya dan berlandaskan iman dan taqwa

B. MISI DAN TUJUAN
1. Menyelenggarakan kegiatan proses belajar mengajar dan bimbingan secara efektif dan effisien untuk menghasilkan lulusan yang berprestasi
2. Menumbuhkan semangat berprestasi dan keunggulan pada seluruh warga sekolah sehingga dapat memperkuat daya saing kompetitif
3. Meningkatkan minat siswa untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana penunjang pendidikan
4. Memberikan latihan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan berbagai keterampilan kepada seluruh warga sekolah
5. Menumbuhkembangkan budaya tertib, budaya bersih, dan budaya belajar kepada seluruh warga sekolah
6. Memupuk dan mengembangkan bakat seni dalam rangka pelestarian budaya daerah dan nasional
7. Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama dan mendorong pengamalan ibadah keagamaan bagi setiap warga sekolah dalam rangka meningkatkan kualitas iman dan taqwa
8. Membina Siswa yang memiliki budi pekerti dan berakhlaqul Karimah

JUMLAH POSTING DAN KOMENTAR

Postingan
Komentar